Minggu, 26 Februari 2012

Ada Indonesia di Kereta itu

                      
           Saya masih ingat, pada saat usia saya masih 8 tahun, saya pernah bermimpi ingin sekali bepergian dengan naik kereta. Alasannya cukup jelas, bentuk kereta yang panjang dengan rangkaian gerbong-gerbong penuh warna warni bagi saya begitu unik. Begitu juga dengan lintasannya sangat berbeda dengan transportasi darat lainnya.

Rabu, 15 Februari 2012

Aku melihat, Aku mendengar.....






Bersamaan waktu kususuri  tiap detik
Memandang ke belakang dan menatap ke depan memaknai hidup
Aku melihat masjid-masjid bersinar di sebuah negeri
Adzan nyaring berkumandang
Pejabat, politisi, guru, polisi, tukang pos, tukag becak, pelajar, pengangguran mengisi shaf-shaf keimanan di atas awan
Melantunkan dzikir di antara kabut kelam

Senin, 13 Februari 2012

Maulid Nabi dan Mereka

"Sesungguhnya telah ada pada ( diri ) Rasululloh suri tauladan yang baik bagimu ( yaitu ) bagi orang-orang yang mengharap ( rahmat ) Allah dan ( kedatangan ) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." ( Al-Ahzab : 21 )



Selalu ada yang aneh, selalu ada yang lucu, selalu ada yang bodoh tentang negeri ini. Seperti biasa, saya selalu bertingkah "sok tahu"  . Tentang apa ? tentang semuanya. Itu terserah anda mau menilai saya sok tau dalam hal apa. Seperti tulisan-tulisan saya sebelumnya, kali ini saya juga akan berbicara ( setengah berteriak ) tentang pemerintah kita, pemimpin politik, pejabat, semuanya.

Jumat, 03 Februari 2012

Sang Pemimpi


Aisyah pernah berucap, ”Rasululloh tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut. Kalau seandainya kami mau pasti kami kenyang, akan tetapi beliau selalu mengutamakan orang lain daripada dirinya ( sendiri )” ( HR Baihaqi)




Kau bukanlah pemimpin
Kau hanyalah pemimpi abadi yang selalu ingin selamat
Bertalu-talu meneriakan keadilan, kesejahteraan, kemakmuran, perdamaian…
Semua adalah kebohongan, kefanaan masa depan

Minggu, 29 Januari 2012

Siang di Terminal Secang



 
Dari Asma’ binti Abu Bakar ra. Bahwasanya ia datang kepada Nabi saw. Lalu beliau bersabda : “Janganlah kamu kikir, maka Allah kikir kepadamu, berilah sesuatu menurut kemampuanmu.”







Siang di Terminal Secang
Sang surya hempaskan segala nafsunya
Bumi menguap …
Di pintu gerbang wanita tua duduk manis

Ketika Sudah Cinta, Sukar untuk dilupakan




Dari Ibn Umar r.a. Sesungguhnya Rasulullah Saw. Berkata :”Kalian adalah pemimpin, yang akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin dirumah suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Pelayan adalah pemimpin dalam mengelolaharta tuannya, dan akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinannya. Oleh karena itu kalian sebagai pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.

Sabtu, 25 Desember 2010 merupakan salah satu hari bersejarah dalam peta hidup saya. Sebuah amanah datang untuk dijalankan selama satu tahun kedepan terhitung dari tanggal tersebut. Mendapatkan kepercayaan menjadi ketua KESIMA 2011 ( Kelompok Study Islam Matematika ) bukanlah suatu amanah yang enteng. Pada awalnya diri ini melakukan sebuah penolakan. Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah. Ketika banyak orang memperebutkan jabatan ketua, justru saya takut dengan beban amanah ini. Butuh tanggung jawab yang besar untuk menjalankannya. Tanggung jawab di dunia maupun di akhirat.

Sabtu, 07 Januari 2012

Dahlan Iskan, Anda Menteri yang Berani Telanjang !

Dulu ketika saya membaca artikel anda ( jabatan anda pada saat itu adalah Dirut PLN ) di harian Jawa Pos, yang terbesit dala hati saya adalah kebencian. Yang Anda tulis di sana adalah tentang kemajuan, progres, perkembangan kelistrikan di daerah-daerah. Anda sebagai mantan wartawan sekaligus CEO Jawa Pos kadangkala juga bercerita tentang prestassi Anda pada saat Anda berhasil menaklukan tantangan-tantangan yang begitu berat saat membangun jaringan listrik di daerah-daerah. Entah karena saya kurang senang dengan Anda, tulisan Anda yang saya baca justru memancing saya untuk memberikan penilaian bahwa Anda adalah salah seorang pejabat yang senang dengan pecintraan diri( seperti Pak SBY, tapi beda style ).