Sabtu, 19 April 2014

Sepatu (Baru) untuk Ayah

Kapan terakhir kita memeluk ayah kita ?
Menatap wajahnya, lantas bilang, kita sungguh sayang padanya ?
Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya ?
Saat kita masih punya kesempatan, berlarilah secepat mungkin menemui ayah kita, sebelum semuanya terlambat, dan kita tidak pernah sempat mengatakannya.
-Tere liye, Ayahku (bukan) Pembohong-



Senin, 06 Januari 2014

Televisi Kita dan Penyakit

                           sumber gambar : debsukasuka.blogspot.com

Awalnya aku ingin menjadikan tulisan ini sebagai catatan akhir tahun. Aku memulai tulisan ini akhir Bulan Desember 2013 lalu. Sayangnya, belum sempat aku merampungkannya, aku malah menundanya untuk beberapa waktu. Aku sarankan, untuk urusan tulis menulis kau jangan terlalu sering menunda-nunda. Menunda adalah penyakit yang menjadikanmu kian malas -termasuk juga untuk urusan mengerjakan skripsi, jangan ditunda-tunda #eh-. Setelah gagal menjadikan ini sebagai catatan akhir tahun, maka aku anggap ini sebagai catatan awal tahun.. hehe

Jumat, 13 September 2013

Apa pun Jenismu, Menulislah !

“Jadi, apakah kau benar-benar ingin menulis ? Apa pun bakatmu, apa pun aktivitasmu, apa pun ‘jenismu’, menulislah!”

sumber gambar : timur-angin.com
sumber gambar : timur-angin.com
Akhir-akhir ini aku merasa senang dengan apa yang aku baca dari postingan beberapa teman di Facebook maupun beberapa celotehan mereka di akun Twitter. Mereka mengkapanyekan budaya menulis kepada banyak orang. Sepakat dengan teman-temanku, aku juga ingin memberitahukanmu bahwa menulis itu menyenangkan dan gak ribet. Untuk menulis, kau tak perlu memaksakan dirimu untuk beralih hobi, karena menulis bukanlah suatu hobi atau bakat yang dilahirkan sejak kecil. Menulis itu kebutuhan, apa pun bakatmu, apa pun minatmu, apa pun pekerjaanmu, apa pun ‘jenismu’, kau perlu menulis. Kau perlu pikiran yang mampu menyampaikan apa yang ingin kau sampaikan, lalu mewujudkannya dalam bentuk tulisan, bukan dalam wujud ‘grundelan’ atau lamunan saja.

Minggu, 01 September 2013

Dia Wisuda, Selamat !!

"Salah satu bentuk sanjungan atau pujian terbaik untuk orang tua kita adalah melaksanakan segala nasihat-nasihat kebaikan yang mereka sampaikan kepada kita" (-nn-)           

             

Senin, 19 Agustus 2013

Tentang Hijabku, Silahkan Kau Tertawa



                                    arinaforlife.blogspot.com
Buku diari itu aku temukan di dalam laci meja belajarku. Sudah hampir tiga tahun buku diari itu tergeletak di dalam laci. Wajar saja jika sampulnya sedikit berdebu. Beberapa halaman juga sudah terlihat menguning. Dan kini, buku diari itu sudah tak menyisakan halaman lagi. Semuanya sudah penuh dengan coretan-coretan kisah perjalannku.
Tanpa sadar, halaman demi halaman terus aku buka. Dari sekian kenangan masa lalu, tentu yang paling membuatku  terharu adalah saat aku membaca kemabali beberapa tulisan yang bertutur tentang “metamorfosa” diriku. Sebenarnya aku malu untuk menceritakan segalanya padamu. Tapi tak apalah, semoga menginspirasi. Maka, akan kuceritakan padamu sepenggal kisah masa laluku dalam sebuah lamunan.
****

Rabu, 14 Agustus 2013

Berlari dengan Beban


"Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan" (Qs Al Insyirah;94:6)     

                                           planetsport.net       
         Ia masih sama seperti dulu, gaya bicaranya tidak pernah berubah,selalu lembut dan enak didengar. Tebal kumisnya masih terlihat sama seperti terakhir kali aku berjumpa dengannya satu tahun yang lalu. Ia adalah teman kecilku saat SD. Tri namanya.
       Sore itu, semilir angin sore menemani perbincangan sederhana kami. Kami sedang duduk-duduk santai di tepi lapangan ( Lapangan ini dulu biasa kami jadikan tempat bermain bersama). Tri banyak bercerita tentang dunia barunya, dunia kerja. Terhitung dari dua tahun yang lalu, dia tercatat sebagai karyawan di pabrik otomotif di daerah Cikarang Bekasi. Dia bertutur bahwa di tempat dia bekerja saat ini, dia direkrut menjadi atlet “timnas” sepak bola. Cerita singkat darinya itulah yang akan menjadi “ruh” tulisanku kali ini.

Rabu, 26 Desember 2012

Virus itu Datang !


“ Pasti akan mendapatkan cintak-Ku orang-orang yang cinta mencintai karena Aku, saling kunjung mengunjungi karena Aku dan saling memberi karena Aku “ ( Hadis Qudsi )




Kau tahu, kadang dirimu akan berada pada suatu keadaan yang benar-benar tak bisa kau pahami. Suatu rasa atau perasaan yang benar-benar tak bisa kau terjemahkan. Galau ? mungkin iya. Galau memang benar-benar akan membuatmu tersiksa. Semua campur aduk. Kadang kau akan merasa senang, dunia begitu indah, semuanya berwarna, setiap waktu kau akan selalu tersenyum. Anehnya, galau juga dengan tiba-tiba saja akan membuatmu gundah, gelisah, ragu-ragu. Benar-benar semua campur aduk menyatu.
***